Selasa, 29 Maret 2011

Proses Pembelajaran

1.   Penyusunan Rencana Kegiatan Pembelajaran
Rencana kegiatan pembelajaran disusun oleh pengelola, pendidik, dan pengasuh secara bersama-sama di akhir tahun ajaran baru (Raker Bersama menyiapkan rencana kegiatan pembelajaran tiap akhir tahun dalam masa liburan) untuk menyiapkan agenda dan program 1 tahun ke depan dengan mengacu petunjuk teknis menu pembelajaran Pendidikan Anak Usia Dini.

a.   Perencanaan pembelajaran dilaksanakan berdasarkan atas tema-tema yang dekat dengan kehidupan anak.  Dikembangkan dalam silabus atau satuan kegiatan (mingguan atau harian) dengan menggunakan pendekatan menyeluruh dan terpadu.
b.   Satuan Kegiatan Mingguan dan Harian disusun oleh Pendidik yang mengacu pada Acuan Menu Pembelajaran yang berdasarkan aspek-aspek perkembangan anak sesuai dengan usia dan kemampuan anak.
c.   Pembelajaran menggunakan pendekatan metode PAUD (Sentra dan lingkaran) dengan menyusun rencana kegiatan yang dimaksudkan untuk memberi arah dalam menentukan:
1)      Kemampuan anak yang ingin dikembangkan.
2)      Topik dan kegiatan main yang akan dilakukan.
3)      Alat dan bahan main yang perlu disiapkan.
4)      Waktu yang dibutuhkan dalam kegiatan.
5)      Hasil belajar yang ingin dicapai.

2.   Densitas Main
a.   Alat Permainan Edukatif (APE) Dalam
Dibagi dalam menu pembelajaran sentra, yaitu:
1)   Sentra Rancang Bangun
Yang terdiri dari balok-balok yang menunjang kreativitas & kognitif anak.
2)   Sentra Peran
Yang terdiri dari Aneka Bermain Peran, yaitu:
-     Sarana / alat masak-masakan
-     Sarana / alat bermain dokter-dokteran, guru, polisi, dan lain-lain.
-     Sarana / alat pertukangan sederhana
3)   Sentra Persiapan
      Penunjang kegiatan persiapan membaca, menulis, berhitung, sempoa.
4)   Sentra Seni Budaya
Terdiri dari aneka alat musik, seperti: angklung, rebana, kolintang, seruling, piano untuk mengekspresikan jiwa seni anak.
5)   Sentra Agama
Terdiri dari aneka peraga wudhu, sholat, hijaiyah, nama-nama malaikat, kotak infaq, nama bulan hijriyah.

b.   Alat Permainan Edukatif (APE) Luar
1)   Prusutan                                            2)   Double Ayunan Save
3)   Bandulan (2 buah)                             4)   Cangkir Putar
5)   Papan panjat                                     6)   Permainan Majemuk
7)   Jonjitan (2 buah)                                8)   Bandulan
9)   Kolam Pasir                                      10) Kolam Renang

Kegiatan bermain di luar ruangan (out door) dilakukan anak ketika baru datang, pada jam istirahat, dan saat menunggu jemputan.  Anak bisa bermain bebas sesuai apa yang diinginkannya dengan tetap diawasi oleh para pendidik.
1)      Kegiatan bermain untuk anak usia 0-2 tahun sepenuhnya jenis permainan sensorik-motorik.
2)      Kegiatan bermain untuk anak usia 2-3 tahun mencakup permainan sensorik-motorik dan bermain peran.
3)      Kegiatan bermain untuk anak usia 4-6 tahun mencakup permainan sensorik-motorik, bermain peran, dan bermain pembangunan.

Proses Pembelajaran
v     Penataan Lingkungan Bermain
Sebelum anak dan orang tua datang, siapkan tempat yang memungkinkan anak dapat bermain dan bergerak dengan nyaman.  Perhatikan kebersihan ruangan, tempatkan mainan di tempat yang akan digunakan bermain anak.
v     Saat Anak Datang
Satu orang pendidik menyambut anak-anak datang di depan rumah atau TPA, pendidik yang lain di dalam ruangan untuk menyiapkan sarana belajar yang akan digunakan dan memimpin kegiatan pembukaan.
v     Anak Main di Luar
Setelah waktu yang ditentukan tiba, anak di ajak dalam lingkaran, untuk menyanyikan lagu anak-anak dan berdoa pembukaan, lalu menyebutkan kegiatan pembuka yang akan dilakukan.  Satu pendidik yang memimpin dan pendidik satunya memberi contoh.  Kegiatan main ini dilakukan paling lama 30 menit.
v     Transisi
Setelah anak bermain, anak-anak dikumpulkan kembali dalam lingkaran.  Pendidik menanyakan pendapat anak tentang permainan atau kegiatan yang dilakukannya.  Setelah semua anak mengemukakan pendapatnya, anak secara bergiliran dipersilakan untuk minum dan ke kamar kecil.
v     Kegiatan di Sentra
o       Pijakan pengalaman sebelum bermain (lebih kurang 5 menit).
Pendidik memberi salam kepada anak-anak, mengaitkan tema hari ini dengan kehidupan anak sehari-hari.
Pendidik bercerita (kurang lebih 15 menit)
o       Pijakan pengalamaan selama bermain (minimal 60 menit)
Pendidik berkeliling di antara anak, memberi contoh cara bermain pada anak yang belum bisa menggunakan bahan / alat, memberi dukungan berupa pernyataan positif tentang pekerjaan yang dilakukan anak memancing dengan pertanyaan terbuka untuk memperluas cara bermain anak, memberikan bantuan pada anak yang membutuhkan.
o       Pijakan pengalaman setelah bermain (minimal 15 menit)
Bila waktu bermain habis, pendidik memberitahukan saat membereskan.  Membereskan dengan melibatkan anak-anak.
v     Makan Bersama
Sebelum makan, pendidik mengajak berdoa sebelum makan, dan menghitung jumlah anak dan makanan yang tersedia.  Pendidik menyebutkan bentuk, warna, bahan yang dipakai, cara pembuatan makan (gizi yang terkandung)
v     Transisi Penutupan
Setelah anak berkumpul, Pendidik mengajak anak-anak berdoa dan mendoakan anak yang tidak masuk karena sakit atau alasan lain agar dapat bergabung bersama lagi serta menyanyikan lagu untuk mengakhiri pembelajaran.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar